Proklamasi Lelaki Muda


Saudaraku:
Jalan dakwah adalah jalan panjang yang membentang, jalan yang penuh cobaan dan duri
, yang tidak sepi dari ujian, jalan yang selalu di cintaai oleh parakaum muslimin diseluruh dunia, jalan yang tidak bisa difahami tabiatnya kecuali oleh mereka yang sudah melalang buana dalam pahid dan getirnya jalan dakwah ini. Namun dibalik semuaitu terdapatlah suatu keindahan yang tak dapat digambarkan serta di bayar oleh apapun juga, sekalipun dia adalah oramg tua kita.

Hai Mujahid

Kepada seluruh umat manusia kaum muslimin dan muslimah di manapun berada, pada malam hari ini malam terahir bagi saudara kita di Iraq, malam terakhir dapat melihat para saudaranya, entah apa yang ada pada anggan – anggannya saatini. Mungkin esok mereka tak mampulagi untuk bersenyum kepada adik – adiknya, orang tuanya, istrinya tercinta dan para saudaranya. Ayolah para Mujahid bangkit bangkit bangkit apa yang dapat kita berikan pada agama Allah. “Allah akan selalu mencinttai orang orang yang selalu Istikomah Dijalanya.”ya Allah maafkanlah hambamu ini yangtidak bisa membrikan apapunjua, kecuali hanya lantunan Doa – doa yang kami tujukan oleh para saudara kami disana. Semoga kami dapat bertemu mereka di surga Mu denggan melihat betapa bercahayanya wajah mereka, betapa lembut tanggannya, begitu halusnya suara mereka. Berikanlah semanggat berjuang demi agama Mu apapun bentuknya .persatukan lah kami dijalan Mu denggan tujuan mengibrkan kalimat – kalimat, lantunan LAILAHAILLAH.

Ini adalah hasil karya adekku, Aji Prasetyo. Saat ia duduk dikelas 3 SMP. Diusianya yang semuda itu dia sudah mengikuti pengajian rutin yang diselenggarakan di rumah. Murabbinya seorang aktivis kampus dan mahasiswa berprestasi di sebuah kampus milik pemerintah yang tak jauh dari rumahku. Ia mengetikkan tulisan itu lalu menjadikannya wall paper di PCnya. Tanpa sepengetahuannya aku mengcopy-nya. Aku tidak ingin kehilangan emosi positif yang sangat jarang dilampiaskannya. Aku juga ingin menjadikannya naskah proklamasi bagi dirinya yang telah mengenal Islam. Hingga berjiwa demikian militannya. Jika waktu membawanya pada kelemahan iman, semoga ini mampu menguatkan. Aku. Adekku. Dan Murabbinya.. Amiin.


Share on Google Plus

About Ari Asri

Assalamu'alaikum.. Saya adalah ibu rumah tangga dan wirausaha. Salam kenal semua..
Post a Comment