POINT – POINT ANDA SEBAGAI KONSUMEN/ PIHAK RESELLER :

1. TIDAK BOLEH MENGAMBIL KEPUTUSAN KARNA IKATAN EMOSI ATAU JADI KORBAN PERMAINAN PSIKIS BISNIS !!!

2. KENALI MANAJEMEN INTERNAL PERUSAHAAN TERSEBUT, SEBERAPA PROFF KAH? INGAT! Pada saat usaha mulai dijalankan ANDA AKAN BERHUBUNGAN DENGAN HAL YANG BERKAITAN DENGAN MANAJEMEN TSB, bukan berhubungan dengan orang yang memberikan presentasi!!. Seperti kinerja karyawan, system komunikasi, system edukasi, system refund tiket, system booking dan issued serta ikatan kerja sama yang jelas!

3. Banyak jalan menuju roma. Banyak jalan jika Anda ingin berbisnis ticketing. MMBC bukan satu – satunya. Beberapa nama – nama disini adalah hasil dari browsing saya pribadi di internet, yang bisa Anda perkaya lagi. Diantara yang sudah saya pelajari adalah CITOS, dia memberikan full koneksi langsung kepada maskapai, dan memberikan full keuntungan dari maskapai tanpa harus berbagi dengan dia seperti di MMBC dan kita dikenakan biaya maintenance software perbulannya yang jumlahnya fixed. Saya fikir ini cukup realistis dan murni bisnis bagi Anda yang ingin serius menekuninya. Kalau untungnya bisa diambil sendiri kenapa harus berbagi??? TAPI seperti point pertama, Anda juga harus mempelajarinya sendiri, saya tidak dibayar untuk mengatakan ini, saya juga belum jadi anggotanya. Jangan terpancing, karena bisa saja ini subjektif saya.

4. Banyak jalan menuju paris. Jika diatas adalah perusahaan sejenis, maka masih ada lagi cara yang lainnya. Yaitu bekerja sama! Yap!! Bekerja samalah dengan travel – travel besar yang ada disekitar rumah Anda. Bertemu langsunglah dengan ownernya, dan ajukan kerja sama untuk membantu menjualkan produk – produk miliknya. Termasuk ticketing, paket tour, atau lainnya. Niat yang baik, cara yang baik, tentu mereka sebagai pebisnis juga akan dengan senang hati menerima Anda. Anda tak bedanya dengan marketing freelance bagi perusahaannya. Kalau terjual lu berbagi untung ke gue, kalu ga terjual ya udah. Tak ada yang dirugikan…dan bisa jadi tanpa Anda harus membayar jutaan rupiah..

5. Menjadi pihak ketiga adalah pihak yang tidak mengenakkan, apalagi jika kita bekerja sama dengan perusahaan yang tidak baik menejerialnya. Kalau ada salah, salah booking, MMBC tidak mengissued (dengan sikon apapun), tiket tercancel karena MMBC sedang top up deposit, salah mentransfer uang, dan kesalahan lainnya kitalah yang kena damprat konsumen!

6. Cari lebih banyak info kepada orang – orang yang sudah lebih dulu berbisnis ini. Ikuti forum – forumnya seperti di kaskus.us dan milis lainnya.

7. Kesalahan makin besar terjadi karena komunikasi di dunia ticketing menjadi sangat penting dan kita harus berketergantungan dengan pihak lain!! Se terburu – buru apapun Anda, sepenting apapun urusan Anda, Anda menggantungkan nasib tiket orang lain pada orang lain juga.

8. Bisnis ticketing saat ini juga bukan bisnis tanpa tantangan, Anda harus membuka mata. Benar seperti yang dipresentasikan Pak Zul, bahwa ada jutaan orang setiap harinya yang menggunakan jasa pesawat penerbangan untuk aktifitasnya. Tapi juga jangan lupa (inilah yang tidak pernah Pak Zul dan mungkin owner rival nya MMBC lain) bahwa tantangannya juga ada. Berikut tantangannya menurut saya:

a. Seperti yang kita tahu semua maskapai penerbangan juga sudah bisa melayani pemesanan tiket pesawat dengan system online. Masyarakat jugapun makin lama, makin melek teknologi. Sebagiannya juga saya yakin banyak yang memilih untuk melakukan transaksi melalui websitenya langsung. Banyak juga yang memberikan kemudahan misalnya lewat kartu kredit, kartu anggota, dll. Sehingga kita bersaing selain dengan sesame travel juga dengan maskapainya itu sendiri.

b. Perusahaan travel yang memiliki kantor permanent, juga sudah cukup banyak yang berdiri dimana – mana.

Dengan tantangan itu, dibutuhkan kecerdasan bagi yang ingin serius terlibat dibidang ini. Apapun tantangannya, jika kita mampu memberikan nilai tambah bagi konsumen, insya Allah konsumen masih mau.

9. Jika Anda ingin serius berbisnis dibidang ini, menjadi bagian dari MMBC atau perusahaan sejenis adalah hal yang patut Anda perhitungkan. Karena nilai jual dalam bidang jasa adalah pelayanan. Disini dibutuhkan kecepatan transaksi, kejelian (misalnya jeli menulis nama konsumen, salah sedikit saja banyak juga yang tidak mau, jeli dalam memilih jadwal penerbangan, jeli dalam menghitung bagi hasilnya lalu mentransfernya). Koneksi internet Anda juga harus bagus, bisa diandalkan karena transaksi menggunakan jaringan internet. Ini semua bukan hal mudah, tidak seperti jual beli barang. Contoh :

Batavia, Jakarta - Sampit. Harga Dasar Rp 470.000,- Pajak 47.000,- Total Rp 517.000,- (Rincian tersebut akan tampil saat Anda booking). Maka keuntungan Anda adalah 2,5% dari harga dasar yaitu Rp 470.000 = Rp 11.750,-. Besaran bagi hasil keuntungan akan diberikan file nya oleh MMBC. Dan yang Anda transfer ke MMBC adalah Rp 517.000 - Rp 11.750 = Rp 505.250,-

jjAgak ribed khan? Ada juga system deposit, Anda menyimpan 5 juta di MMBC dan otomatis akan mengurangi transaksi tiket Anda. Tanpa Anda menghitungnya (mungkin karyawannya yang akan menghitung besaran bagi hasil, pake mungkin karna saya belum pernah). Ini tidak saya lakukan karena buat saya menyimpan 5 juta itu rugi, karena sama arti nya modalin MMBC. Sementara 5 juta bisa saya putar untuk yang lainnya.

10. Tapi kalau Anda tetap ingin ke MMBC dan ingin merasakannya, tapi tidak punya dana. Bilang saya aja, dengan senang hati saya akan memberikan semua file yang bisa Anda pelajari. FREE GRATIZ GRETONG. Karna jikapun daftar, Anda akan mendapatkan file – file tersebut, bedanya tidak dapat stiker dan spanduk aja. Ahh itu sihh bikin sendiri paleng 200 rebu uda bisa. Gampang tho??

Share on Google Plus

About Ari Asri

Assalamu'alaikum.. Saya adalah ibu rumah tangga dan wirausaha. Salam kenal semua..
Post a Comment