Tilawah Hari Ini

Assalamu'alaikum temans.. Tilawahku di pagi ini terhenti dan tertarik pada beberapa ayat yang ku baca. Selalu tanpa sengaja, karna aku terbiasa tilawah 1 juz dalam sekali baca jadi terkadang di lembar ke 4-6 semenit berhenti. Ngambil nafas dulu hehee..sekalian membaca terjemahan yang ada di sisi halaman Mushaf ku.

Terbuka dengan arti dari ayat Qur'an yang ku baca. Yaitu QS Saba : 35 - 39. Silahkan buka sendiri atau gooling sendiri ya. Coz belum bisa nampilin di halaman blog ini. Berikut terjemah dari QS Saba : 35-39

35. Dan mereka berkata "Kami memiliki lebih banyak harta dan anak - anak (daripada kamu) dan kami tidak akan di azab.

36. Katakanlah, "Sungguh, Tuhan-ku melapangkan rizki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia Kehendaki) tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui"

37. Dan bukanlah harta atau anak - anakmu yang mendekatkan kamu kepada Kami, melainkan orang - orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlihat ganda atas apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat - tempat yang tinggi (dalam syurga)

38. Dan orang - orang yang berusaha menentang ayat - ayat Kami untuk melemahkan (menggagalkan azab Kami), mereka itu dimasukkan kedalam azab.

39. Katakanlah " Sungguh, Tuhan-ku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba - hamba Nya" Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.

Maaf sebelumnya, ini hikmah yang bisa saya ambil dari ayat diatas, tentunya versi saya yang bisa jadi salah bisa juga benar. Untuk tafsir yang sebenarnya, silahkan buka buku tafsir. Kalau belum punya sama kaya saya, googling ajah kali yah..hehee..

Diayat 35 orang - orang kafir berkata demikian (cek aayat diatas ya) dan merasa diatas angin, karena mereka kira Allah berpihak pada mereka. Sebab mereka memiliki lebih banyak harta dan anak - anak. Banyak nya harta dan anak bagi mereka tanda bahwa Allah memihak pada mereka. Buatku hikmah ayat ini adalah banyaknya harta dan anak belum tentu mengartikan itu adalah nikmah, bisa jadi juga itu adalah ujian keimanan seseorang. Begitu sebaliknya dengan orang yang terbatas harta dan anaknya bukan juga berarti dia di azab oleh Allah. Tolak ukur bukan hasil tapi proses.

Proses yang bentuknya seperti apa? Sepertinya dijawab di ayat 37 " Dan bukanlah harta atau anak - anakmu yang mendekatkan kamu kepada Kami, melainkan orang - orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itulah yang memperoleh balasan yang berlihat ganda atas apa yang telah mereka kerjakan; dan mereka aman sentosa di tempat - tempat yang tinggi (dalam syurga)"

Dan yang menarik juga ada perulangan kalimat di ayat 36 dan 39 "Sungguh, Tuhan-ku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba - hamba Nya" Menarik karena kalimat itu berulang, seperti sebuah penegasan bahwa Allah melapangkan rizki bagi orang yang Dia kehendaki, entah dia kafir, muslim, orang baik, orang jahat dsb jika Allah berkendak maka Kun Fa Yakun, Jadilah maka jadii..

Menarik selanjutnya buatku adalah kata membatasinya, bukan pakai kata tidak memberi kan rizki pada hamba yang Dia kehendaki. Subhanallah yaa...seperti apapun kelakuan para makhluk Nya Allah pasti memberi rizki meski terbatas. Nah bahasa terbatas juga kan relatif ya.. Jika kita lihat orang yang jahat tapi dia memiliki harta dan anak serta rizki yang super duper banyakkkkkk bisa jadi itu masih TERBATAS versinya Allah lhooo....

Menarik selanjutnya di ayat 39 akhir Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik. Yukk berinfak hari ini, esok dan selanjutnya. Bismillah...

Semoga bermanfaat temans, Selamat beraktifitas...
Share on Google Plus

About Ari Asri

Assalamu'alaikum.. Saya adalah ibu rumah tangga dan wirausaha. Salam kenal semua..
Post a Comment